Seberapa Sering Sprei Harus Dicuci? Ini Penjelasan Ahli

Banyak orang menunda mencuci sprei karena terlihat masih bersih. Padahal, sprei dapat menyimpan keringat, sel kulit mati, hingga tungau yang berpotensi memengaruhi kesehatan.

Seberapa Sering Sprei Harus Dicuci? Ini Penjelasan Ahli
Mencuci sprei secara rutin, idealnya seminggu sekali, membantu mengurangi penumpukan debu, keringat, sel kulit mati, dan tungau sehingga kualitas tidur tetap terjaga. Foto : Ilustrasi AI/framedaily.id

Frame Daily, Jakarta – Sprei yang tampak bersih belum tentu bebas dari kotoran yang tidak terlihat. Setiap malam, tubuh melepaskan keringat, minyak alami kulit, sel kulit mati, hingga partikel debu yang menempel pada permukaan tempat tidur. Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi tersebut dapat menjadi lingkungan yang ideal bagi tungau debu dan mikroorganisme.

Para ahli kesehatan menyarankan agar sprei tidak hanya diganti ketika terlihat kotor atau berbau, tetapi juga secara rutin untuk menjaga kebersihan dan kualitas tidur.

Idealnya Dicuci Seminggu Sekali

Menurut American Academy of Dermatology (AAD) dan para pakar kebersihan rumah, sprei sebaiknya dicuci setidaknya satu kali setiap minggu.

Frekuensi tersebut dapat ditingkatkan menjadi setiap 3–4 hari apabila:

  • Tidur bersama hewan peliharaan.
  • Banyak berkeringat saat tidur.
  • Memiliki alergi atau asma.
  • Sedang sakit, seperti flu atau infeksi kulit.

Apa Risikonya Jika Jarang Dicuci?

Sprei yang jarang dibersihkan dapat menjadi tempat berkumpulnya:

  • Sel kulit mati.
  • Keringat dan minyak tubuh.
  • Tungau debu.
  • Jamur pada kondisi lembap.
  • Bakteri yang berasal dari tubuh maupun lingkungan.

Bagi penderita alergi, keberadaan tungau debu dapat memicu bersin, hidung tersumbat, mata gatal, hingga gangguan pernapasan.

Cara Mencuci Sprei yang Benar

Agar kebersihannya tetap terjaga, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Gunakan air hangat sesuai petunjuk pada label kain.
  • Cuci menggunakan deterjen secukupnya.
  • Keringkan hingga benar-benar kering sebelum digunakan kembali.
  • Simpan sprei di tempat yang bersih dan kering.

Selain sprei, sarung bantal juga sebaiknya dicuci secara rutin karena bersentuhan langsung dengan wajah dan rambut setiap malam.

Jangan Lupa Membersihkan Kasur

Mencuci sprei saja belum cukup. Vakum kasur secara berkala dan jemur bantal atau guling sesuai petunjuk perawatan untuk membantu mengurangi debu dan tungau.

Kesimpulan

Mengganti dan mencuci sprei secara rutin merupakan kebiasaan sederhana yang dapat membantu menjaga kebersihan tempat tidur, meningkatkan kenyamanan saat beristirahat, sekaligus mengurangi risiko alergi akibat penumpukan debu dan tungau.

Apabila tidak ada kondisi khusus, mencuci sprei sekali dalam seminggu sudah menjadi rekomendasi yang baik untuk menjaga kebersihan dan kesehatan.


Sumber

  1. American Academy of Dermatology (AAD). How Often Should You Wash Your Sheets? https://www.aad.org
  2. Sleep Foundation. How Often Should You Wash Your Sheets? https://www.sleepfoundation.org
  3. Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Healthy Homes and Indoor Environmental Quality. https://www.cdc.gov
  4. Mayo Clinic. Dust Mite Allergy: Symptoms and Prevention. https://www.mayoclinic.org
Ditulis oleh Shidarta

Komentar