Said Iqbal Diisukan Masuk Kabinet Prabowo

Said Iqbal Diisukan Masuk Kabinet Prabowo
Foto : KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo

Frame Daily, Jakarta - Nama Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menjadi sorotan setelah muncul sinyal dari Istana mengenai peluangnya bergabung dalam Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kabar tersebut mengemuka setelah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah membahas kemungkinan penugasan Said Iqbal dalam struktur pemerintahan. Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai jabatan yang akan diemban maupun waktu pelantikannya.

Isu tersebut menarik perhatian publik karena Said Iqbal selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh buruh paling berpengaruh di Indonesia yang aktif memperjuangkan berbagai isu ketenagakerjaan, mulai dari upah minimum, jaminan sosial, hingga perlindungan pekerja.

Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pembahasan mengenai kemungkinan masuknya Said Iqbal ke kabinet masih berlangsung di lingkungan pemerintah.

"Sedang kita diskusikan," kata Prasetyo Hadi kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6).

Meski belum mengungkap posisi yang akan diberikan, Prasetyo memberi petunjuk bahwa jabatan tersebut kemungkinan berkaitan dengan bidang yang selama ini menjadi fokus perjuangan Said Iqbal.

"Ya, kemungkinan berkaitan dengan perjuangan beliau selama ini, dengan buruh dan tenaga kerja," ujarnya.

Pernyataan tersebut memunculkan spekulasi bahwa pemerintah ingin memperkuat representasi kelompok pekerja dalam proses penyusunan dan pelaksanaan kebijakan publik.

Said Iqbal dikabarkan berpeluang masuk Kabinet Merah Putih. Istana menyebut pembahasan masih berlangsung dan terkait isu ketenagakerjaan.

Said Iqbal sendiri belum memberikan konfirmasi terkait jabatan yang disebut-sebut akan ditempatinya. Ia meminta publik menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

Foto : CNBC Indonesia/Faisal Rahman

Peran Buruh dalam Pemerintahan

Wacana bergabungnya Said Iqbal ke dalam kabinet dinilai menjadi perkembangan penting dalam hubungan pemerintah dengan kalangan buruh. Selama bertahun-tahun, organisasi buruh menjadi salah satu kelompok yang aktif menyampaikan kritik maupun aspirasi terkait kebijakan ketenagakerjaan nasional.

Sebagai Presiden KSPI dan Presiden Partai Buruh, Said Iqbal kerap terlibat dalam berbagai dialog dengan pemerintah maupun dunia usaha terkait isu kesejahteraan pekerja. Kehadirannya di pemerintahan berpotensi membuka ruang komunikasi yang lebih intensif antara negara dan kelompok pekerja.

Dalam beberapa tahun terakhir, isu ketenagakerjaan menjadi salah satu perhatian utama pemerintah. Tantangan seperti pemutusan hubungan kerja (PHK), peningkatan kualitas tenaga kerja, perlindungan pekerja informal, hingga dampak ketidakpastian ekonomi global menjadi agenda yang terus mendapat perhatian.

Pemerintah sebelumnya juga membentuk Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK) melalui Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026. Satgas tersebut melibatkan berbagai unsur, termasuk perwakilan serikat pekerja, guna mempercepat penanganan persoalan ketenagakerjaan.

Keterlibatan unsur buruh dalam berbagai forum kebijakan menunjukkan upaya pemerintah untuk memperluas partisipasi pemangku kepentingan dalam merumuskan solusi atas tantangan dunia kerja yang terus berkembang.

Jika Said Iqbal benar-benar bergabung ke dalam kabinet, langkah tersebut dapat menjadi salah satu bentuk penguatan representasi pekerja di tingkat pengambilan keputusan nasional.

Perkembangan Terbaru

Hingga Jumat (5/6), pemerintah belum mengumumkan secara resmi posisi yang akan ditempati Said Iqbal. Istana menegaskan bahwa pembahasan masih berlangsung dan publik diminta menunggu informasi lanjutan dari Presiden Prabowo Subianto melalui jalur resmi pemerintah.

Sementara itu, Said Iqbal juga memilih menunggu keputusan resmi sebelum memberikan keterangan lebih lanjut terkait kemungkinan peran barunya di pemerintahan.

Dengan belum adanya keputusan final, perkembangan mengenai peluang masuknya Said Iqbal ke Kabinet Merah Putih diperkirakan masih akan menjadi perhatian publik dalam beberapa hari ke depan, terutama terkait posisi yang akan diberikan serta peran yang akan dijalankannya dalam bidang ketenagakerjaan dan hubungan industrial.

Ditulis oleh TA

Komentar