Prabowo Resmikan Lima Bendungan dari NTB, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan secara serentak dari Bendungan Meninting di Lombok Barat, NTB. Infrastruktur ini diharapkan memperkuat ketahanan pangan, menjamin pasokan air baku, mengurangi risiko banjir, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Prabowo Resmikan Lima Bendungan dari NTB, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Frame Daily - Photo tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden

Frame Daily, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan secara serentak dari Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari penguatan infrastruktur sumber daya air untuk mendukung ketahanan pangan, penyediaan air baku, serta pengendalian banjir di berbagai daerah.

Bendungan Meninting menjadi lokasi utama peresmian. Infrastruktur yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional itu dibangun untuk meningkatkan layanan irigasi, memenuhi kebutuhan air baku masyarakat, sekaligus membuka peluang pengembangan kawasan wisata dan ekonomi lokal.

Bendungan Diharapkan Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Pemerintah menilai keberadaan bendungan memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan air sepanjang tahun. Pasokan air yang lebih stabil diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan pertanian, terutama pada wilayah yang selama ini bergantung pada curah hujan.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Pemerintah Provinsi NTB, Bendungan Meninting memiliki kapasitas tampung sekitar 93,75 juta meter kubik. Infrastruktur tersebut dirancang untuk mengairi sekitar 1.559 hektare lahan pertanian, menyediakan air baku bagi masyarakat, sekaligus membantu pengendalian banjir di wilayah Lombok Barat dan sekitarnya.

Peresmian ini juga menjadi kunjungan kerja perdana Presiden Prabowo ke NTB sejak menjabat sebagai kepala negara. Pemerintah daerah bersama sejumlah instansi telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan agenda kenegaraan berjalan lancar.

Dorong Ketahanan Air dan Ekonomi Daerah

Keberadaan bendungan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia air irigasi. Infrastruktur tersebut juga menjadi penyangga ketahanan air nasional di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat dan tantangan perubahan iklim.

Air baku yang tersedia secara berkelanjutan diyakini dapat mendukung kebutuhan rumah tangga, sektor usaha, hingga kawasan industri. Di sisi lain, pengendalian banjir memberikan perlindungan bagi permukiman dan lahan produktif.

Pemerintah juga membuka peluang pengembangan kawasan sekitar bendungan menjadi destinasi wisata baru. Aktivitas ekonomi masyarakat diperkirakan ikut tumbuh melalui sektor pariwisata, usaha mikro, hingga jasa pendukung lainnya.

Bagian dari Penguatan Infrastruktur Nasional

Pembangunan bendungan menjadi salah satu agenda strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi pembangunan nasional. Infrastruktur sumber daya air dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk menjaga ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat daya saing daerah.

Agenda Presiden di NTB difokuskan pada peresmian Bendungan Meninting sebagai simbol pengoperasian lima bendungan sekaligus. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan bahwa kunjungan Presiden memang dipusatkan pada agenda tersebut.

Dengan mulai beroperasinya lima bendungan tersebut, pemerintah berharap manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Pasokan air yang lebih terjamin, produktivitas pertanian yang meningkat, serta penguatan ekonomi daerah menjadi target utama dari pembangunan infrastruktur sumber daya air di berbagai wilayah Indonesia.

Ditulis oleh T.S

Komentar