Frame Daily, PARIS - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron sepakat memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Prancis melalui kerja sama yang lebih luas di bidang investasi, ekonomi, pertahanan, pendidikan, dan isu global.
Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral kedua kepala negara di Istana Élysée, Paris, Kamis (28/5) waktu setempat. Pertemuan berlangsung di tengah ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya dinamika geopolitik internasional.
Kerja sama ekonomi menjadi salah satu agenda utama yang dibahas. Pemerintah Indonesia dan Prancis sepakat mendorong peningkatan investasi serta memperkuat hubungan bisnis antarperusahaan melalui pembentukan France-Indonesia High Level Business Council. Forum ini diharapkan menjadi jembatan bagi investor kedua negara untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor strategis.
Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan Presiden Macron terhadap penguatan hubungan ekonomi kedua negara.
Dilansir dari kantor berita ANTARA, Prabowo menyambut baik pembentukan forum bisnis tingkat tinggi tersebut sebagai langkah strategis untuk meningkatkan investasi dan mempererat hubungan ekonomi Indonesia–Prancis.
Peningkatan investasi dinilai penting bagi Indonesia yang saat ini terus mendorong hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur, transisi energi, dan pengembangan sektor manufaktur bernilai tambah.
Prancis merupakan salah satu mitra ekonomi penting Indonesia di kawasan Eropa. Sejumlah perusahaan Prancis telah berinvestasi di sektor energi, transportasi, manufaktur, hingga teknologi.
Pertahanan Tetap Menjadi Pilar Utama
Selain ekonomi, kedua pemimpin juga menegaskan komitmen memperkuat kerja sama pertahanan yang selama beberapa tahun terakhir berkembang pesat.
Hubungan pertahanan Indonesia dan Prancis menjadi sorotan setelah kerja sama pengadaan pesawat tempur Rafale, pengembangan teknologi militer, serta peningkatan kapasitas industri pertahanan nasional. Dalam pertemuan terbaru ini, kedua negara kembali menegaskan komitmen untuk memperluas kolaborasi strategis di sektor tersebut.
Presiden Macron menyatakan Indonesia merupakan mitra penting Prancis di kawasan Indo-Pasifik dan kedua negara memiliki kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas kawasan.
Pendidikan dan Pengembangan SDM
Kerja sama juga diperluas ke bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Presiden Prabowo mendorong peningkatan kolaborasi pendidikan, termasuk pembelajaran bahasa Prancis dan peluang studi bagi mahasiswa Indonesia di berbagai universitas Prancis.
Langkah tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk mendukung transformasi ekonomi nasional.
Momentum Penting di Tengah Ketidakpastian Global
Pertemuan Prabowo dan Macron berlangsung ketika dunia menghadapi tantangan ekonomi yang masih dibayangi perlambatan pertumbuhan global, ketegangan geopolitik, dan perubahan rantai pasok internasional.
Karena itu, penguatan hubungan Indonesia–Prancis dipandang sebagai langkah strategis untuk membuka peluang investasi baru, memperluas perdagangan, memperkuat ketahanan industri, serta meningkatkan posisi kedua negara dalam kerja sama internasional.
Dengan hasil pertemuan tersebut, Indonesia dan Prancis menargetkan hubungan bilateral yang lebih komprehensif dan berjangka panjang, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih besar bagi dunia usaha, industri, pendidikan, dan pertahanan kedua negara.
Komentar