Frame Daily, Jakarta โ Musim kemarau identik dengan cuaca cerah dan paparan sinar matahari yang lebih intens. Kondisi ini meningkatkan paparan sinar ultraviolet (UV) ke kulit, sehingga penggunaan tabir surya (sunscreen) menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit.
Dokter spesialis kulit menjelaskan bahwa paparan sinar UV yang berlebihan dapat menyebabkan kulit terbakar (sunburn), munculnya flek hitam, penuaan dini, hingga meningkatkan risiko kanker kulit jika terjadi secara terus-menerus dalam jangka panjang.
Mengapa Sunscreen Penting?
Sinar matahari mengandung radiasi UVA dan UVB. Sinar UVA dapat menembus lebih dalam ke lapisan kulit dan berkontribusi terhadap penuaan dini, sedangkan UVB menjadi penyebab utama kulit terbakar.
Penggunaan sunscreen membantu mengurangi dampak buruk kedua jenis sinar tersebut, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Pilih Sunscreen dengan SPF yang Tepat
Para ahli merekomendasikan penggunaan sunscreen dengan SPF minimal 30 dan memiliki perlindungan broad-spectrum, yang berarti mampu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB sekaligus.
Bagi orang yang banyak beraktivitas di bawah sinar matahari, seperti pekerja lapangan atau pengendara motor, sunscreen dengan SPF yang lebih tinggi dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan.
Cara Menggunakan Sunscreen yang Benar
Agar perlindungannya optimal, sunscreen sebaiknya digunakan:
- Sekitar 15โ30 menit sebelum keluar rumah.
- Dioleskan secara merata pada wajah, leher, telinga, lengan, dan bagian kulit lain yang terpapar matahari.
- Diulang setiap dua jam, terutama jika banyak berkeringat atau setelah berenang.
Sunscreen Tetap Dibutuhkan Meski Mendung
Banyak orang mengira sunscreen hanya diperlukan saat cuaca terik. Padahal, sebagian besar sinar UVA tetap dapat menembus awan, sehingga kulit tetap berisiko terpapar radiasi UV meskipun langit tampak mendung.
Lengkapi dengan Perlindungan Lain
Selain menggunakan sunscreen, perlindungan kulit dapat ditingkatkan dengan:
- Mengenakan topi bertepi lebar.
- Menggunakan pakaian berlengan panjang yang nyaman.
- Memakai kacamata hitam dengan perlindungan UV.
- Menghindari paparan sinar matahari langsung pada pukul 10.00โ16.00, ketika intensitas UV umumnya paling tinggi.
Penggunaan sunscreen setiap hari merupakan bagian penting dari perawatan kulit, terutama selama musim kemarau. Dengan memilih sunscreen yang sesuai, menggunakannya secara benar, dan melengkapinya dengan perlindungan fisik, risiko kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari dapat diminimalkan.
Sumber Referensi: Artikel ini disusun berdasarkan rekomendasi World Health Organization (WHO), American Academy of Dermatology (AAD), Centers for Disease Control and Prevention (CDC), dan Kementerian Kesehatan RI mengenai perlindungan kulit dari paparan sinar ultraviolet.
Komentar