Penggeledahan Skuad Senegal di Amerika Tuai Kecaman Global

Penggeledahan Skuad Senegal di Amerika Tuai Kecaman Global
Inspeksi dan pemeriksaan super ketat terhadap skuad timnas Senegal terjadi di Bandara Raleigh-Durham, North Carolina (wilayah AS bagian timur), Foto X

Frame Daily, Washington - Timnas Senegal mendapat sambutan super ketat yang memicu kontroversi global sesaat setelah mendarat di Amerika Serikat, sebagai salah satu negara peserta Piala Dunia 2026. Langkah mengejutkan otoritas bandara ini terekam kamera dan mendadak viral di media sosial, memancing gelombang kritik pedas dari para pencinta sepak bola dunia.

Sadio Mane dan kawan-kawan tidak diarahkan langsung menuju terminal imigrasi seperti penumpang kelas satu pada umumnya. Seluruh delegasi berjuluk Lions of Teranga tersebut dipaksa menjalani pemeriksaan berlapis, bahkan beberapa prosesnya dilakukan langsung di atas landas

Diperiksa di Atas Aspal Bandara

Video yang pertama kali disebarkan oleh jurnalis sepak bola Afrika, Micky Jnr, memperlihatkan pemandangan tidak biasa bagi tim setingkat peserta Piala Dunia. Para pemain Senegal yang masih mengenakan seragam tim resmi terlihat berdiri di samping tumpukan koper mereka di area terbuka landasan pacu.

Aparat Customs and Border Protection (CBP) Amerika Serikat membongkar barang bawaan para pemain satu per satu. Pemeriksaan ini melibatkan alat detektor logam genggam hingga pengerahan anjing pelacak khusus.

Suasana terasa makin canggung ketika beberapa pemain diminta merentangkan tangan guna pemindaian tubuh secara personal. Prosedur ini bahkan mewajibkan para bintang lapangan hijau tersebut untuk melepas sepatu mereka di
Luar area terminal bandara.

Uzbekistan Alami Nasib Serupa

Tindakan ekstrem petugas keamanan Amerika Serikat ternyata tidak hanya menyasar perwakilan benua Afrika. Timnas Uzbekistan dilaporkan mengalami perlakuan yang sama ketatnya saat tiba di New York.

Skuad Uzbekistan harus melewati pemeriksaan anjing pelacak narkotika dan pemindaian ketat sesaat setelah mereka turun dari bus tim. Protokol keamanan yang luar biasa kaku ini memicu spekulasi mengenai standar operasional Amerika Serikat sebagai tuan rumah turnamen

Gelombang Protes Netizen Global

Publik jagat maya langsung merespons tajam cuplikan video pemeriksaan tersebut. Banyak fans sepak bola menilai tindakan aparat Amerika Serikat sangat berlebihan dan cenderung merendahkan martabat para atlet profesiona

Penyambutan kaku ini dinilai berbanding terbalik dengan atmosfer ramah yang ditunjukkan Qatar pada Piala Dunia 2022 lalu. Netizen menyayangkan mengapa pemeriksaan mendalam harus dilakukan di area terbuka landasan pacu, bukan di dalam ruangan imigrasi yang lebih privat dan representatif.

Hingga artikel ini dirilis, Federasi Sepak Bola Senegal (FSF), FIFA, maupun pemerintah Amerika Serikat belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan di balik pemeriksaan super ketat tersebut. Skuad Senegal sendiri kini bersiap fokus menatap laga pembuka Grup I melawan Prancis di Stadion MetLife

Ditulis oleh RUS

Komentar