Massa Gerakan Mahasiswa Gelar Aksi di Polda Riau, Desak Polisi Berantas Mafia BBM Ilegal di Dumai

Ratusan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam GEMPA menggelar aksi di Mapolda Riau, mendesak aparat mengusut dugaan praktik mafia BBM ilegal di Dumai.

Massa Gerakan Mahasiswa Gelar Aksi di Polda Riau, Desak Polisi Berantas Mafia BBM Ilegal di Dumai
Dumai - Riau

Frame Daily, Dumai – Gelombang protes terhadap dugaan praktik mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Kota Dumai terus menguat. Ratusan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda (GEMPA) turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Riau.


Massa mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan aktivitas jaringan mafia BBM ilegal yang disebut telah merugikan masyarakat dan mengganggu tata kelola distribusi energi.


Aksi tersebut berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dan menjadi sorotan publik karena membawa isu yang dinilai menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Spanduk usut tuntas Mafia BBM


Bawa Spanduk Desak Penindakan Tegas


Dalam aksi itu, massa membentangkan sejumlah spanduk berisi tuntutan kepada aparat kepolisian.
Beberapa tulisan yang mencuri perhatian di antaranya bertuliskan:
"Usut Tuntas Aktivitas Gudang BBM Ilegal di Dumai"
serta
"Hentikan Mafia!! Selamatkan Hak Rakyat"
Massa menilai aparat perlu mengambil langkah cepat dan tegas tanpa pandang bulu terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.


Soroti Dugaan Permainan di SPBU dan Pelabuhan Koordinator aksi, Muhammad Arsyat, mengatakan keresahan masyarakat terhadap maraknya dugaan aktivitas mafia BBM ilegal sudah berlangsung cukup lama.


Menurutnya, praktik tersebut diduga tidak hanya terjadi pada satu titik, melainkan terindikasi berlangsung dari jalur distribusi hingga proses pengangkutan.


"Kami menyuarakan keresahan masyarakat terkait banyaknya mafia-mafia BBM ilegal di Kota Dumai. Mulai dari permainan distribusi di SPBU hingga aktivitas di kapal SPOB yang ada di pelabuhan Kota Dumai," kata Arsyat di sela aksi.


Pernyataan tersebut menyoroti dugaan adanya penyalahgunaan distribusi BBM yang melibatkan berbagai jalur operasional.


Diduga Ada Gudang Penimbunan BBM Ilegal


Massa juga menyoroti dugaan keberadaan sejumlah gudang penimbunan BBM ilegal yang disebut beroperasi di sekitar kawasan Pelabuhan Dumai.


Aliansi mahasiswa dan pemuda menilai aktivitas tersebut perlu menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Mereka meminta investigasi dilakukan secara menyeluruh agar praktik serupa tidak terus berkembang.


Isu penyalahgunaan distribusi di sejumlah SPBU juga ikut disorot dalam aksi tersebut.

Aksi penyampaian orasi


Ancam Gelar Aksi dengan Massa Lebih Besar


Meski aksi berlangsung tertib dan situasi tetap kondusif, massa menegaskan tuntutan mereka tidak berhenti sampai di depan Mapolda Riau.


Aliansi mahasiswa dan pemuda menyatakan siap kembali turun ke jalan dengan jumlah peserta yang lebih besar apabila dalam waktu dekat belum ada langkah nyata dari pihak kepolisian.

Polisi Gerebek 2 Gudang Penimbunan dan Pengoplosan BBM Subsidi di Pringsewu Lampung, Pelaku Terancam 6 Tahun PenjaraFrame Daily
Polisi membongkar dugaan praktik mafia BBM subsidi di Pringsewu, Lampung. Dua gudang penimbunan dan pengoplosan Solar serta Pertalite digerebek, lengkap dengan temuan ribuan liter BBM, jerigen, hingga zat pewarna yang diduga digunakan untuk praktik oplosan ilegal.Portal Berita modern yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan berdampak.


Desakan pemberantasan mafia BBM ilegal di Dumai kini menjadi perhatian publik. Masyarakat menanti langkah konkret aparat dalam memastikan distribusi energi berjalan tepat sasaran dan bebas dari praktik ilegal.

Ditulis oleh T.S

Komentar