Jangan Salah Terminal, Cek Maskapai Soetta Terbaru

Jangan Salah Terminal, Cek Maskapai Soetta Terbaru
Photo by Fasyah Halim

Frame Daily, Tangerang – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) terus melakukan penataan operasional terminal dan maskapai guna meningkatkan efisiensi layanan serta kenyamanan penumpang. Sejumlah perubahan lokasi maskapai yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir membuat calon penumpang perlu lebih cermat memeriksa terminal dan gate keberangkatan sebelum menuju bandara. Sebagai bandara tersibuk di Indonesia, Soekarno-Hatta melayani puluhan juta penumpang setiap tahun dengan tiga terminal utama yang melayani penerbangan domestik maupun internasional.

Luasnya area bandara membuat informasi mengenai lokasi maskapai menjadi penting agar penumpang tidak mengalami keterlambatan akibat salah terminal. Salah satu perubahan yang cukup signifikan adalah beroperasinya kembali Terminal 1 setelah proses revitalisasi yang dilakukan secara bertahap. Terminal ini kini menjadi pusat layanan sejumlah maskapai berbiaya rendah atau low-cost carrier untuk penerbangan domestik.

Terminal 1A saat ini melayani penerbangan domestik Indonesia AirAsia. Sementara Terminal 1B digunakan oleh sejumlah maskapai seperti Lion Air, Sriwijaya Air, NAM Air, dan Airfast Indonesia. Adapun Terminal 1C menjadi rumah baru bagi seluruh penerbangan domestik Citilink yang telah dipindahkan secara penuh sejak akhir 2025.

Lokasi maskapai dan gate terbaru di Bandara Soekarno-Hatta 2026. Simak pembagian Terminal 1, 2, dan 3 agar tidak salah tujuan sebelum terbang.

Pengelola bandara menyebut penataan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas layanan sekaligus mengurangi kepadatan di terminal lainnya. Dengan konsep baru yang lebih modern, Terminal 1 kini memiliki fasilitas yang lebih nyaman dibandingkan sebelumnya, termasuk area check-in yang lebih luas dan sistem alur penumpang yang diperbarui. Di sisi lain, Terminal 3 masih menjadi terminal terbesar dan paling modern di Bandara Soekarno-Hatta.

Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten. ANTARA/HO-Angkasa Pura II.

Terminal ini tetap berfungsi sebagai pusat operasional penerbangan full service domestik serta sebagian besar penerbangan internasional.
Untuk rute domestik, Terminal 3 menjadi basis operasional Garuda Indonesia, Pelita Air, dan TransNusa. Ketiga maskapai tersebut melayani berbagai kota besar di Indonesia dengan frekuensi penerbangan yang cukup tinggi setiap harinya.

Sementara untuk penerbangan internasional, Terminal 3 digunakan oleh sejumlah maskapai dunia seperti Singapore Airlines, Qatar Airways, Emirates, Japan Airlines, Turkish Airlines, Malaysia Airlines, Korean Air, Cathay Pacific, ANA, Etihad Airways, Vietnam Airlines, Qantas Airways, dan Thai Airways.
Pembagian area gate di Terminal 3 juga telah disesuaikan dengan kebutuhan operasional masing-masing maskapai. Gate 1 umumnya digunakan oleh Garuda Indonesia untuk sejumlah penerbangan serta beberapa maskapai internasional seperti Singapore Airlines, Qatar Airways, dan ANA.

Gate 2 melayani berbagai maskapai internasional seperti Cathay Pacific, Japan Airlines, Etihad Airways, Qantas Airways, dan Thai Airways. Sementara Gate 3 menjadi area keberangkatan bagi Emirates, Turkish Airlines, Korean Air, Malaysia Airlines, dan sejumlah maskapai internasional lainnya.

Untuk Gate 4, area ini melayani kombinasi penerbangan domestik dan internasional, termasuk Pelita Air, TransNusa, Vietnam Airlines, serta Air China. Sedangkan Gate 5 lebih banyak digunakan untuk penerbangan domestik Garuda Indonesia. Meski demikian, pihak bandara mengingatkan bahwa penempatan gate dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi operasional penerbangan. Oleh karena itu, informasi yang tercantum pada boarding pass dan layar informasi bandara tetap menjadi acuan utama bagi penumpang.

Selain Terminal 1 dan Terminal 3, Terminal 2 juga masih beroperasi melayani penerbangan domestik dan internasional tertentu. Beberapa layanan internasional Citilink masih menggunakan Terminal 2F, sementara sejumlah maskapai asing juga tetap beroperasi dari terminal ini sesuai kebutuhan operasional masing-masing.

Foto: iNews Media Group.

Untuk memudahkan mobilitas penumpang antar-terminal, Bandara Soekarno-Hatta menyediakan layanan Skytrain atau Kalayang. Transportasi otomatis tanpa pengemudi ini menghubungkan Terminal 1, Terminal 2, Terminal 3, Stasiun Kereta Bandara, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya. Kehadiran Skytrain menjadi solusi bagi penumpang yang perlu berpindah terminal, terutama bagi mereka yang memiliki penerbangan lanjutan atau salah menuju lokasi keberangkatan.

Waktu tempuh antar-terminal relatif singkat sehingga dapat membantu menghemat waktu perjalanan di dalam kawasan bandara. Pengelola bandara juga mengimbau calon penumpang untuk datang lebih awal, terutama pada periode libur panjang, akhir pekan, atau musim puncak perjalanan. Selain mengantisipasi antrean check-in dan pemeriksaan keamanan, kedatangan lebih awal juga memberikan waktu yang cukup jika terjadi perubahan gate atau terminal secara mendadak.

Dengan berbagai penyesuaian operasional yang terus dilakukan, penumpang disarankan selalu memeriksa informasi terbaru melalui tiket elektronik, aplikasi maskapai, atau situs resmi bandara sebelum berangkat. Langkah sederhana tersebut dapat membantu perjalanan menjadi lebih lancar dan terhindar dari risiko tertinggal pesawat akibat salah terminal atau gate keberangkatan.

Ditulis oleh TA

Komentar