Frame Daily, Tangerang - PIAUD FTIK Universitas Cendekia Abditama menggelar Dies Natalis ke-11 pada 25 Mei 2026 dengan mengangkat tema transformasi pendidikan Islam anak usia dini di era digital dan kolaborasi global.
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Kampus UCA Islamic Village Karawaci tersebut menghadirkan seminar internasional, workshop nasional, hingga berbagai kompetisi virtual yang diikuti peserta dari berbagai daerah dan mancanegara termasuk dari Arab Saudi dan beberapa negara lainnya.
Acara ini terselenggara melalui kolaborasi bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan Nasional.
Angkat Tema Pendidikan Islam Berbasis Teknologi dan Spiritual
Mengusung tema “Transforming Early Childhood Islamic Education: Cultivating a Globally Competitive Generation Rooted in Science, Technology, and Spiritual Values”, kegiatan ini membahas perkembangan pendidikan anak usia dini di tengah pesatnya teknologi digital.
Sejumlah narasumber internasional turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Prof. Ts. dr. Mira Kartiwi dari International Islamic University Malaysia dan Dirjen PAUD Dikdasmen Gogot Suharwoto.
Selain itu, sejumlah akademisi dan praktisi pendidikan juga membahas inovasi media pembelajaran digital, pendekatan psikologis anak usia dini, hingga pengembangan kreativitas pendidik di era teknologi.

Kompetisi Internasional Jadi Daya Tarik
Salah satu rangkaian yang paling menarik perhatian adalah Virtual International Competition yang melibatkan peserta dan dewan juri dari berbagai perguruan tinggi serta praktisi profesional.
Kompetisi tersebut mencakup berbagai kategori seperti storytelling, kreasi lagu, tari, konten edukasi, hingga media pembelajaran Alat Permainan Edukatif (APE).
Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta untuk menampilkan kreativitas sekaligus inovasi dalam dunia pendidikan anak usia dini.
Dorong Konsep Deep Learning dalam Pendidikan Anak
Melalui Dies Natalis ke-11 ini, PIAUD FTIK UCA juga mengangkat konsep Deep Learning yang menekankan pembelajaran bermakna, menyenangkan, dan penuh kesadaran bagi anak usia dini.
Pendekatan tersebut dinilai penting di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, di mana tenaga pendidik dituntut lebih kreatif, inovatif, dan adaptif dalam mendampingi perkembangan anak.

Komitmen Cetak Guru Profesional
Dekan FTIK UCA, Dr. Hj. Latifatul Khasanah, MA., MHSE., menyampaikan apresiasi atas perjalanan dan perkembangan Program Studi PIAUD selama sebelas tahun terakhir.
“Semoga semakin maju dan sukses dalam membangun masa depan Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi mencetak guru-guru profesional yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PIAUD FTIK UCA berharap transformasi pendidikan berbasis teknologi, sains, dan nilai spiritual dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan anak usia dini di Indonesia.

Komentar