Indonesia Energy Week Surabaya Perkuat Ekosistem Energi Indonesia Timur

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 memperkuat kolaborasi sektor energi, utilitas, dan manufaktur di Indonesia Timur dengan 200 peserta dari 17 negara.

Indonesia Energy Week Surabaya Perkuat Ekosistem Energi Indonesia Timur
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 menghadirkan lebih dari 200 peserta dari 17 negara sebagai wadah kolaborasi industri energi, utilitas, dan manufaktur di Indonesia Timur. (Frame Daily)

Frame Daily, Surabaya — Indonesia Energy Week Surabaya 2026 resmi menutup penyelenggaraan perdananya dengan membawa pesan yang lebih besar daripada sekadar pameran industri. Ajang ini menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku sektor energi, utilitas, manufaktur, hingga agrikultur untuk memperkuat ekosistem industri di Indonesia Timur yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan energi dan investasi kawasan.

Selama empat hari penyelenggaraan, Indonesia Energy Week Surabaya yang digelar bersamaan dengan Manufacturing Surabaya dan Growtech Indonesia menghadirkan lebih dari 200 peserta pameran dari 17 negara serta menarik lebih dari 9.700 pengunjung profesional.

Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, Hanung Hanindito, mengatakan capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi Jawa Timur sebagai pusat pertumbuhan industri di kawasan timur Indonesia.

“Selama empat hari penyelenggaraan kolokasi ketiga pameran ini, kami menghadirkan lebih dari 200 exhibitor dari 17 negara dan menerima lebih dari 9.700 pengunjung profesional. Capaian ini menunjukkan bahwa Jawa Timur memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan industri energi dan utilitas bersama perkembangan sektor manufaktur dan agrikultur di Indonesia Timur,” ujar Hanung.

Kolaborasi Industri Jadi Fokus Utama

Berbeda dengan pameran yang hanya menampilkan produk dan teknologi, Indonesia Energy Week Surabaya juga menjadi forum bagi pelaku industri untuk membahas tantangan transisi energi, efisiensi operasional, hingga peluang investasi.

Di bawah payung Indonesia Energy Week Surabaya, sejumlah agenda seperti Electric & Power Surabaya, Water Indonesia Surabaya, Surabaya Electric Forum, dan Workshop PERPAMSI mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, akademisi, hingga penyedia teknologi dalam satu ekosistem.

Kolaborasi tersebut diperkuat melalui penyelenggaraan secara bersamaan dengan Manufacturing Surabaya dan Growtech Indonesia sehingga membuka peluang kerja sama lintas sektor, mulai dari manufaktur, energi, utilitas, hingga pertanian.

Salah satu indikator nyata dari kolaborasi tersebut adalah terselenggaranya 183 sesi Business Matching yang mempertemukan exhibitor dengan calon pembeli, pengguna industri, distributor, dan mitra bisnis dari berbagai sektor strategis, termasuk pertambangan, properti, manufaktur, dan perusahaan air minum daerah.

Jawa Timur Dinilai Punya Peran Strategis

Penyelenggaraan Indonesia Energy Week Surabaya juga memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri nasional sekaligus pintu masuk menuju kawasan Indonesia Timur.

Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menilai pameran tersebut menghadirkan berbagai perkembangan teknologi ketenagalistrikan yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Saya melihat pameran ini menghadirkan perkembangan teknologi yang sangat lengkap. Menurut saya, ini menjadi platform yang sangat baik untuk memperkenalkan perkembangan teknologi ketenagalistrikan dan saya berharap Indonesia Energy Week Surabaya dapat terus diselenggarakan setiap tahun,” katanya.

Pandangan serupa disampaikan PLN Indonesia Power yang menilai kawasan Jawa Timur hingga Indonesia Timur memiliki peluang besar dalam pengembangan energi, terutama energi surya, seiring meningkatnya kebutuhan listrik dari kawasan industri dan berbagai proyek strategis nasional.

Indonesia Energy Week Kembali Digelar 2027

Melihat antusiasme peserta dan pelaku industri, Pamerindo Indonesia memastikan Indonesia Energy Week Surabaya akan kembali digelar pada 14–17 Juli 2027.

Penyelenggara berharap platform tersebut terus memperkuat konektivitas antara penyedia teknologi, pengguna industri, pemerintah, dan investor sehingga mampu mendorong transformasi sektor energi serta memperluas peluang bisnis di kawasan Indonesia Timur.

Ke depan, rangkaian Indonesia Energy Exhibition (IEE) Series 2026 juga akan berlanjut di Jakarta melalui penyelenggaraan Electric & Power Indonesia, The Battery Show Asia Indonesia, Data Center Asia Indonesia, Construction Indonesia, Mining Indonesia, Water Indonesia, serta sejumlah pameran industri lainnya pada September 2026.

Ditulis oleh Senida Aditya

Komentar