Enam Hari Pascagempa M7,7 Flores, BMKG Catat 4.638 Gempa Susulan

BMKG mencatat 4.638 gempa susulan pascagempa M7,7 Flores hingga 21 Agustus 2026. Sebanyak 119 gempa dirasakan dan 31 berkekuatan di atas M5.

Enam Hari Pascagempa M7,7 Flores, BMKG Catat 4.638 Gempa Susulan
Peta sebaran gempa susulan Flores pascagempa M7,7 hingga 21 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB. BMKG mencatat 4.638 gempa susulan, termasuk 119 yang dirasakan masyarakat. (Foto : BMKG/AI/framedaily.id)

Frame Daily, Jakarta - Aktivitas kegempaan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih berlangsung setelah gempa bumi utama yang mengguncang kawasan tersebut pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam pembaruan data hingga Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB, mencatat sebanyak 4.638 gempa susulan sejak gempa utama M7,7.

Dari ribuan gempa susulan tersebut, BMKG mencatat magnitudo terbesar mencapai M6,2, sedangkan yang terkecil tercatat M1,1.

Selain itu, terdapat 31 gempa susulan dengan magnitudo di atas M5 dan sebanyak 119 gempa susulan dirasakan oleh masyarakat.

Data tersebut menunjukkan aktivitas seismik di kawasan Flores masih cukup aktif hampir satu pekan setelah gempa utama.

Gempa Utama Terjadi 15 Agustus

Gempa utama terjadi pada 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB. BMKG kemudian memperbarui magnitudo gempa menjadi M7,7 dengan kedalaman sekitar 15 kilometer.

Episenter berada di laut pada koordinat 8,41 derajat Lintang Selatan dan 121,39 derajat Bujur Timur, atau sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo, NTT.

BMKG menyebut gempa tersebut berkaitan dengan aktivitas Flores Back-Arc Thrust, sebuah sistem sesar naik yang berada di wilayah utara Pulau Flores.

Gempa utama sempat memicu peringatan dini tsunami. Namun, BMKG kemudian mengakhiri peringatan tersebut setelah tidak menemukan kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat di pesisir terdampak.

119 Gempa Susulan Dirasakan

Besarnya jumlah gempa susulan yang tercatat BMKG menjadi indikator bahwa proses penyesuaian kerak bumi pascagempa utama masih berlangsung.

Dari 4.638 kejadian, sebanyak 119 gempa susulan dilaporkan dirasakan. Sementara itu, 31 kejadian memiliki magnitudo lebih dari M5.

BMKG juga terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas gempa di wilayah Flores dan sekitarnya. Data gempa BMKG menunjukkan sejumlah kejadian dengan pusat gempa berada di kawasan Flores dan Laut Flores.

Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta pemerintah daerah. Warga juga perlu menghindari bangunan yang telah mengalami kerusakan akibat gempa utama maupun gempa susulan.

BMKG menekankan pentingnya masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak berasal dari sumber resmi, terutama terkait prediksi gempa maupun tsunami.

Hingga Jumat sore, 21 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB, rangkaian gempa susulan masih menjadi perhatian karena aktivitas kegempaan di Flores belum sepenuhnya mereda.

Sumber: BMKG, pembaruan aktivitas gempa susulan Flores per 21 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB.

Ditulis oleh Shidarta

Komentar