Darije Kalezic Kembali Latih PSM Makassar, Kenangan Juara Jadi Alasan

Darije Kalezic resmi kembali menjadi pelatih PSM Makassar untuk musim 2026/2027. Kenangan membawa Juku Eja juara Piala Indonesia 2019 menjadi salah satu alasan utamanya.

Darije Kalezic Kembali Latih PSM Makassar, Kenangan Juara Jadi Alasan
 Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic memberikan arahan kepada pemain dalam sesi latihan. Kalezic kembali menukangi Juku Eja untuk menghadapi kompetisi BRI Super League musim 2026/2027 dengan membawa pengalaman saat mempersembahkan gelar Piala Indonesia 2019. (Foto: Liga Indonesia/framedaily.id)

Frame Daily, Jakarta – Pelatih asal Bosnia dan Herzegovina, Darije Kalezic, mengaku tidak ingin melewatkan kesempatan untuk kembali menangani PSM Makassar dalam mengarungi kompetisi BRI Super League musim 2026/2027.

Dilansir dari ANTARA, Jumat (31/7/2026), Kalezic mengatakan keputusan kembali ke klub berjuluk Juku Eja itu didasari pengalaman positif yang pernah ia rasakan saat melatih tim pada musim 2019.

"Saya masih sangat ingat masa pertama kali menangani PSM di mana tim memiliki identitas yang sangat kuat dan jelas. Para suporter juga merasa puas dan bangga jika mereka bisa melihat gaya bermain para pemain di lapangan, terlepas dari hasil akhirnya seperti apa," ujar Kalezic.

Kenangan Juara Masih Membekas

Kalezic mengungkapkan keberhasilan PSM Makassar menjuarai Piala Indonesia 2019 menjadi salah satu momen yang paling berkesan dalam perjalanan kariernya.

"Momen-momen kebersamaan dan kegembiraan saat merayakan kemenangan bersama seluruh staf, tim medis, dan pemain di lapangan menjadi memori indah yang memberikan energi dan kepercayaan untuk saya kembali melatih PSM," katanya.

Menurutnya, dukungan besar dari suporter serta ikatan yang terjalin dengan seluruh elemen klub menjadi motivasi kuat untuk kembali memimpin tim menghadapi musim baru.

Pernah Tangani PSM pada 2019

Darije Kalezic pertama kali dipercaya sebagai pelatih kepala PSM Makassar pada 2 Februari 2019 menggantikan Robert Alberts.

Sepanjang musim tersebut, ia memimpin PSM dalam 53 pertandingan di berbagai kompetisi dengan rata-rata 1,49 poin per pertandingan.

Di ajang Liga 1 Indonesia 2019, PSM mengakhiri musim di peringkat ke-12 klasemen dengan raihan 44 poin dari 34 pertandingan, hasil dari 13 kemenangan, lima kali imbang, dan 16 kekalahan.

Meski demikian, Kalezic berhasil mempersembahkan trofi Piala Indonesia 2019 setelah PSM Makassar mengalahkan Persija Jakarta pada partai final. Gelar tersebut menjadi salah satu pencapaian penting klub dalam beberapa tahun terakhir.

Kembalinya Kalezic diharapkan mampu membawa PSM Makassar kembali bersaing di papan atas BRI Super League musim 2026/2027 serta mengulang prestasi yang pernah diraih pada periode pertamanya bersama Juku Eja.

Ditulis oleh Shidarta

Komentar