Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Dilatih Berjalan di Atas Bara Api

Video calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan berjalan di atas bara api saat orientasi viral. BPJS menegaskan kegiatan itu bukan materi utama, melainkan metode pembentukan mental.

Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Dilatih Berjalan di Atas Bara Api
Foto: Dok istimewa

Frame Daily, Jakarta – Video yang memperlihatkan calon pegawai BPJS Ketenagakerjaan mengikuti pelatihan berjalan tanpa alas kaki di atas bara api menjadi perbincangan luas di media sosial. Rekaman tersebut memicu beragam tanggapan publik setelah menampilkan peserta mengenakan atribut BPJS Ketenagakerjaan saat mengikuti rangkaian orientasi dengan metode yang tidak biasa.

Dalam video yang beredar, para peserta terlihat meneriakkan yel-yel sebelum berjalan di atas hamparan bara api. Setelah melewati lintasan tersebut, mereka langsung mencelupkan kaki ke dalam ember berisi air. Adegan itu memunculkan pertanyaan mengenai tujuan serta relevansi metode pelatihan tersebut dalam proses pembekalan calon pegawai.

BPJS Ketenagakerjaan kemudian memberikan penjelasan resmi terkait kegiatan yang viral tersebut. Pihak institusi menegaskan bahwa aktivitas berjalan di atas bara api bukan materi utama dalam program Orientasi Pegawai Baru (OPK), melainkan salah satu metode pembelajaran berbasis pengalaman yang diterapkan dalam sesi tertentu.

BPJS: Bukan Materi Utama Orientasi

Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Erfan Kurniawan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan kewajiban utama yang menjadi inti dari keseluruhan program orientasi calon pegawai.

"Aktivitas tersebut bukan merupakan substansi utama maupun kewajiban dalam keseluruhan rangkaian OPK, melainkan salah satu pendekatan dalam membangun kepercayaan diri, pengendalian diri, disiplin, dan ketangguhan mental peserta," kata Erfan Kurniawan dalam keterangannya, Jumat (31/7/2026).

Penjelasan tersebut disampaikan sebagai respons atas berbagai komentar masyarakat yang mempertanyakan metode pelatihan tersebut setelah videonya ramai dibagikan di berbagai platform media sosial.

Menurut BPJS Ketenagakerjaan, aktivitas berjalan di atas bara api hanya menjadi salah satu bagian dari pendekatan experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman yang bertujuan memberikan pengalaman psikologis bagi peserta dalam menghadapi tantangan.

Program OPK Fokus pada Pembentukan Karakter

BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa Orientasi Pegawai Baru dirancang secara menyeluruh untuk mempersiapkan calon pegawai sebelum menjalankan tugas sebagai bagian dari institusi.

Program tersebut tidak hanya berisi pengenalan organisasi, tetapi juga mencakup pembentukan integritas, etika kerja, karakter, kompetensi, serta kesiapan mental dalam menghadapi dinamika pekerjaan.

Pihak BPJS menilai kesiapan mental menjadi salah satu aspek penting mengingat pegawai akan berhadapan langsung dengan masyarakat dalam memberikan layanan jaminan sosial ketenagakerjaan. Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan dirancang agar peserta memiliki rasa percaya diri, kemampuan mengendalikan diri, disiplin, serta daya tahan menghadapi tekanan pekerjaan.

BPJS juga menegaskan bahwa keseluruhan rangkaian orientasi memiliki tujuan untuk membangun sumber daya manusia yang profesional sekaligus memiliki karakter kuat sesuai nilai-nilai organisasi.

Video Viral Picu Beragam Tanggapan

Video pelatihan tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memancing berbagai respons dari warganet. Sebagian mempertanyakan apakah metode berjalan di atas bara api masih relevan diterapkan dalam pelatihan pegawai lembaga publik. Di sisi lain, ada pula yang menilai metode tersebut merupakan bagian dari pelatihan motivasi dan pembentukan mental yang telah lama digunakan oleh sejumlah lembaga maupun perusahaan.

Perdebatan juga berkembang mengenai efektivitas metode experiential learning dalam meningkatkan kepercayaan diri peserta. Beberapa pihak menilai pengalaman langsung dapat memberikan dampak psikologis yang positif apabila dilaksanakan dengan prosedur keselamatan yang memadai.

BPJS Ketenagakerjaan melalui penjelasannya berupaya memberikan konteks bahwa aktivitas tersebut tidak menjadi indikator utama penilaian peserta, melainkan hanya salah satu media pembelajaran dalam keseluruhan program orientasi.

Pembekalan untuk Menghadapi Tantangan Kerja

BPJS Ketenagakerjaan menekankan bahwa tujuan utama OPK adalah mempersiapkan calon pegawai agar mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, serta memiliki kesiapan menghadapi tantangan pekerjaan di lapangan.

Melalui berbagai materi yang diberikan selama orientasi, peserta diharapkan memahami budaya organisasi, nilai-nilai perusahaan, standar pelayanan, hingga penguatan karakter yang menjadi fondasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan adanya klarifikasi resmi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berharap masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh mengenai konteks pelaksanaan kegiatan yang viral di media sosial. Aktivitas berjalan di atas bara api disebut hanya salah satu metode pembelajaran yang digunakan dalam rangkaian orientasi, sementara fokus utama program tetap berada pada pengembangan kompetensi, etika kerja, integritas, serta kesiapan mental calon pegawai sebelum resmi menjalankan tugas di lingkungan BPJS Ketenagakerjaan.

Ditulis oleh Siswanto

Komentar