Frame Daily, Washington - Situasi mencekam terjadi di sekitar White House atau Gedung Putih, Amerika Serikat, pada Sabtu malam waktu setempat setelah terdengar puluhan tembakan di dekat kompleks kepresidenan.
Insiden tersebut memaksa petugas United States Secret Service melakukan lockdown dan mengosongkan area North Lawn Gedung Putih.
Menurut laporan sejumlah jurnalis yang berada di lokasi, sekitar 20 hingga 30 suara tembakan terdengar dalam waktu singkat.
Secret Service Bergerak dengan Senjata Terhunus
Koresponden NBC News, Julie Tsirkin, mengatakan para petugas Secret Service langsung memerintahkan seluruh orang di area North Lawn untuk berlari masuk ke dalam ruang konferensi pers.
“Petugas USSS, dengan senjata terhunus, menyuruh kami berlari ke dalam. Gedung Putih sekarang dalam keadaan lockdown,” tulisnya melalui media sosial X.
Koresponden ABC News, Selina Wang, juga menyebut dirinya mendengar suara tembakan saat sedang merekam video di area Gedung Putih.
“Kedengarannya seperti puluhan tembakan. Kami diperintahkan untuk berlari ke ruang konferensi pers,” tulis Wang.

Lokasi Penembakan Dekat Kompleks Gedung Putih
Seorang pejabat Secret Service mengatakan kepada CNN bahwa pihaknya sedang menyelidiki laporan tembakan di kawasan 17th Street dan Pennsylvania Avenue Northwest, tepat di luar kompleks Gedung Putih.
Hingga kini belum ada informasi resmi terkait korban jiwa, pelaku, maupun apakah insiden tersebut berkaitan langsung dengan ancaman terhadap Gedung Putih.
Keamanan Gedung Putih Sedang Jadi Perhatian
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan di sekitar Gedung Putih dalam beberapa waktu terakhir.
Sebelumnya, awal bulan ini, Secret Service juga sempat menembak seorang pria bersenjata di dekat Monumen Washington setelah terjadi insiden penembakan terhadap petugas keamanan.
Otoritas Amerika Serikat hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait insiden terbaru tersebut.

Komentar